Jumat, 22 Maret 2019

Terminologi Makanan khas Banjarmasin

Amparan Tatak

amparan_tatak

Amparan tatak merupakan sajian kue khas Banjarmasin yang mempunyai rasa manis. Cara membuatnya tidaklah sulit. Bahannya hanya menggunakan campuran santan dan tepung beras, sedangkan isiannya terdiri dari pisang atau nangka yang dibubuhi daun pandan.

Iwak Pakasam

iwak_pakasam

Cara pembuatan iwak pakasam atau dikenal juga dengan iwak basamu ini hampir mirip dengan manday, hanya saja iwak pakasam menggunakan ikan berjenis ikan gabus, ikana pepuyu, ikan mangki atau ikan sepat. Semakin lama diawetkan, maka rasa ikan yang diawetkan akan semakin enak sama seperti manday.

Kelepon Martapura

klepon_martapura

Jajanan pasar khas Banjarmasin ini diberi nama kelepon martapura dan dikenal dengan dengan semboyan “pacah di ilat” yang artinya pecah di lidah. Memang makanan ini sangatlah enak dengan tekstur lembut dipadu dengan taburan parutan kelapa disekelilingnya dan gula merah yang meleleh saat dimakan.

Gangan Humbut

gangan_humbut

Selanjutnya ada gangan humbut yang memiliki rasa manis. Meskipun rasanya manis namun gangan humbut ini nikmatnya disantap bersama dengan nasi putih hangat. Gangan humbut berbahan baku nyiur atau pohon kelapa yang diolah menjadi sayur dan dijadikan makanan wajib yang harus disajikan saat ada acara hajatan.

Lontong Orari

lontong_orari

Lontong orari mempunyai bentuk seperti segitiga yang lebar dan pipih. Lontong orari disajikan dengan siraman kuah opor nangka muda. Meskipun kelihatannya porsinya tidak terlalu banyak namun lontong orari termasuk makanan kelas berat karena terkadang beberapa orang tidak bisa menghabiskan satu porsi lontong orari yang terdiri dari dua buah lontong dalam satu porsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PRK Final Examination